Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Penerapan E-Filing, dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Kualitas Pelayanan Fiskus sebagai Variabel Moderasi
(The Influence of Taxpayer Awareness, E-Filing Implementation, and Tax Sanctions on Individual Taxpayer Compliance with Tax Service Quality as a Moderating Variable)
Abstrak
This study aims to examine the effect of taxpayer awareness, application of e-filing, and tax sanctions on individual taxpayer compliance with the quality of tax services as a moderating variable (case study at KPP Pratama Surabaya Wonocolo). This type of research is quantitative research. The population in this study were individual taxpayers registered at KPP Pratama Surabaya Wonocolo. The sampling technique used was incidental sampling, with a sample size of 100 respondents. The data in this study were obtained primarily through a questionnaire. The data analysis technique in this research is Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) using the WarpPLS 6.0 program. The results showed that taxpayer awareness and the application of e-filing had a significant effect on taxpayer compliance. Meanwhile, tax sanctions have no significant effect on taxpayer compliance. The results of the moderation test in this study indicate that the quality of tax authorities weakens the relationship between taxpayer awareness and taxpayer compliance. Meanwhile, the quality of tax authorities' service did not moderate the relationship between the application of e-filing and tax sanctions on taxpayer compliance.
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak, penerapan e-filing, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan kualitas pelayanan fiskus sebagai variabel moderasi (studi kasus pada KPP Pratama Surabaya Wonocolo). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Surabaya Wonocolo. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah incidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data pada penelitian ini diperoleh secara primer melalui kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan menggunakan program WarpPLS 6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak dan penerapan e-filing berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan sanksi perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil uji moderasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan fiskus memperlemah hubungan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan kualitas pelayanan fiskus tidak memoderasi hubungan antara penerapan e-filing dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Alfiyah, N., & Latifah, S. W. (2017). Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Sunset Policy, Tax Amnesty, Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 7(2), 1081. https://doi.org/10.22219/jrak.v7i2.21.
Anam, M. C., Andini, R., & Hartono. (2016). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus, dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Kegiatan Usaha dan Pekerjaan Bebas Sebagai Variabel Intervening (Studi di KPP Pratama Salatiga), Skripsi.
Arisandy, N. (2017). Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Kegiatan Bisnis Online Di Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 14(1), 62–71.
As’ari, N. G., & Erawati, T. (2018). Pengaruh pemahaman peraturan perpajakan, kualitas pelayanan, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Akuntansi Dewantara, 2(1), 46–55. https://doi.org/10.29230/ad.v2i1.2221.
Brata, J. D., Yuningsih, I., & Kesuma, A. I. (2017). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak , Pelayanan Fiskus , dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Kegiatan Usaha dan Pekerjaan Bebas di Kota Samarinda The Effect of Taxpayer Awareness, Fiscal Services, and Tax Sanctions. Forum Ekonomi, 19(1), 69–81.
Burhan, A., & Kwarto, F. (2019). Pengaruh Penerapan Sistem E-Filing, Pengetahuan Perpajakan, dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Kegiatan Usaha Bebas di Bintaro Trade Center). 3(1), 20–29.
Davis, F. D. (2000). A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal. Field Studies. 46(April), 186–204. https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926.
Devano, S., & Rahayu, S. K. (2006). Perpajakan: Konsep, Teori, dan Isu. Jakarta: Prenade Media Group.
Ersania, G. A. R., & Merkusiwati, N. K. L. A. (2018). Pengaruh Penerapan E-system Perpajakan Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. E-Jurnal Akuntansi, 22, 1882. https://doi.org/10.24843/eja.2018.v22.i03.p09
Fadilah, & Panjaitan, I. (2016). Pengaruh Keadilan Pajak Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Kualitas Pelayanan Sebagai Variabel Moderating. Media Akuntansi Perpajakan, 1(2), 14–28.
Ferdinand, A. (2014). Metode Penelitian Manajemen. UNDIP Press: Semarang.
Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares Konsep, Teknik, dan Aplikasi menggunakan Program SmartPLS 3.0. Badan Penerbit - Undip.
Hamzah, F., Ramdani, R., Muslim, & Putra, A. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib. Jurnal Akuntansi Indonesia, 8(1), 27–38.
Hartana, I. M. G. (2018). Sosialisasi Perpajakan Memoderasi Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Sanksi Perpajakan pada Kepatuhan Wajib Pajak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud), Bali, Jurnal Indonesia 25, 1506–1533.
Hidayat, N., & Purwana, D. (2017). Perpajakan Teori & Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.
Hussein, A. S. (2015). Penelitian Bisnis dan Manajemen Menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS 3.0. Universitas Brawijaya.
Jatmiko, A. N. (2006). Pengaruh Sikap Wajib Pajak Pada Pelaksanaan Sanksi Denda, Pelayanan Fiskus dan Kesadaran Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Empiris Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Semarang). Skripsi.
Kundalini, P. (2016). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Pelayanan Pegawai Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Temanggung Tahun 2015 Skripsi. Jurnal Ekonomi, 23(45), 1–100. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/322694421
Kusuma, K. C. (2016). Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak, Pemahaman Peraturan Perpajakan serta Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Membayar Pajak Tahun 2014. Skripsi, 1–171.
Lenggono, T. O. (2017). Pengaruh Kesadaran Perpajakan, Sunset Policy, Sanksi Pajak dan Tax Amnesty Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 1(2), 1–11.
Lie, Sadjiarto, A. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Perilaku Wajib Pajak Untuk Menggunakan E-Filing. Tax & Accounting, 3(2), 1–15.
Mardiasmo. (2016). Perpajakan. Yogyakarta: Cv. Andi.
Nugroho, R. A., & Abraham, C. D. (2017). Implementasi Strategi KPP Pratama Surakarta dalam Meningkatkan Pengguna E-Filing di Kota Surakarta. Journal of Chemical Information and Modeling, 12(2), 1–13. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.
Nurlaela, L. (2017). Pengaruh Penerapan E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Di KPP Pratama Garut. Jurnal Wahana Akuntansi, 2(2), 1–8.
Permadani, I., & Rejeki, D. (2019). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan, dan Penerapan Sistem E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Gede). Skripsi.
Priambodo, P. (2017). Pengaruh Pemahaman Peraturan Pajak, Sanksi Perpajakan, dan Kesadaran Wajib Pajak, Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Purworejo Pada Tahun 2017. Skripsi. Universitas Negri Yogyakarta, (1), 128.
Rahman, A. (2010). Panduan Pelaksanaan Administrasi Perpajakan. Bandung: Nuansa Cendekia.
Riadita, F. A., & Saryadi. (2019). Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kesadaran Wajib Pajak, dan Pengetahuan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Pada UMKM Yang Terdaftar di KPP Pratama Semarang Selatan). Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 8(1), 1–9.
Sari, V. A. P., & Fidiana. (2017). Pengaruh Tax Amnesty, Pengetahuan Perpajakan, dan Pelayanan Fiskus Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(2), 745–760.
Sarunan, W. K. (2015). Pengaruh Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manado. Jurnal EMBA, 3(4), 518–526. https://doi.org/10.25273/jap.v4i2.683.
Sholihin, M., & Ratmono, D. (2013). Analisis SEM-PLS dengan WarpPLS 3.0 untuk Hubungan Nonlinier dalam Penelitian Sosial dan Bisnis. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Solichah, N., Soewarno, N., & Isnalita. (2019). Pengaruh penerapan e-filling, tingkat pemahaman pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan formal wajib pajak orang pribadi. Jurnal Pajak, 4(2), 728–744.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Bandung: Alfabeta.
Suyanto, & Kholifah, D. (2015). Pengaruh Pemahaman, Kualitas Pelayanan, dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan WP Pelaku UMKM Sesudah Penerapan PP No. 46 Tahun 2013. 3(2).
Suyanto, S., & Pratama, Y. H. (2018). Kepatuhan wajib pajak orang pribadi: Studi aspek pengetahuan, kesadaran, kualitas layanan dan kebijakan sunset policy. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 21(1), 139–158. https://doi.org/10.24914/jeb.v21i1.704
Waluyo. (2017). Perpajakan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Zain, M. (2008). Manajemen Perpajakan. Jakarta: Salemba Empat.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##











